KETIK, TEGAL – RSUD dr. Soeselo Slawi resmi menjalani survei akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP) Kamis, 8 Oktober 2026.
Penilaian berlangsung selama tiga hari bertujuan mengevaluasi sekaligus mendorong peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien secara berkelanjutan.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman membuka kegiatan tersebut dan menegaskan akreditasi tidak boleh dimaknai sekadar untuk meraih sertifikat atau predikat.
Sebaliknya, proses ini adalah momen penting bagi rumah sakit untuk bercermin, mengidentifikasi hal-hal yang sudah baik, menemukan aspek yang perlu diperbaiki, dan menyusun langkah peningkatan berkesinambungan.
"Akreditasi merupakan kesempatan untuk bercermin, melihat apa yang sudah baik, apa yang masih perlu diperbaiki, dan apa yang harus terus ditingkatkan," ujar Ischak.
Baca Juga:
Euforia Pesta Kemenangan Timnas Indonesia sampai Tegal! Ribuan Warga Rayakan Juara di Alun-Alun Hanggawana SlawiPemerintah Kabupaten Tegal tetap berkomitmen mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan, termasuk penguatan RSUD dr. Soeselo sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah.
Bupati mengajak seluruh jajaran membangun budaya kerja yang mengutamakan mutu, keselamatan, profesionalisme, empati, dan kepedulian terhadap pasien.
Direktur RSUD dr. Soeselo Slawi, dr. Guntur Muhammad Taqwin, menyatakan fokus utama penilaian kali ini adalah penerapan standar regulasi serta jaminan keselamatan bagi pasien maupun tenaga kesehatan.
"Kami berharap nilai-nilai ini tidak sebatas menjadi kesibukan semata, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam pelayanan sehari-hari," tegasnya.
Baca Juga:
Sekda Tegal: Pers Sehat Jadi Kunci Pengawasan dan Kemajuan DaerahSementara itu, Ketua Tim Surveior LARS DHP, Imam Prasetyo, menyampaikan apresiasi atas komitmen pimpinan daerah dan seluruh civitas hospitalia.
Penilaian akreditasi bertumpu pada tiga pilar utama: kepatuhan terhadap regulasi, peningkatan mutu dan keselamatan pasien, serta pengalaman dan kepuasan pelanggan.
Imam juga menyoroti pencapaian rating Google Review RSUD dr. Soeselo Slawi yang mencapai 4,5 bintang dari ribuan ulasan masyarakat.
"Kami tidak datang untuk mencari kesalahan, melainkan memotret kesesuaian standar dan regulasi agar pelayanan semakin baik. Jika keselamatan pasien terjaga, tenaga kesehatan juga selamat dan terhindar dari masalah hukum," jelas Imam.
Proses survei mencakup peninjauan dokumen, wawancara, serta pengamatan langsung di lapangan untuk memastikan standar pelayanan kesehatan di RSUD dr. Soeselo Slawi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.(*)