KETIK, PACITAN – Kondisi Jalan Pringkuku-Pelem di Dusun Ngaluran, Desa Glinggangan, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan kembali rusak.
Warga menyebut aspal di ruas jalan tersebut tidak bertahan lama.
"Lha baru diperbaiki sebetulnya, tapi sudah rusak lagi," kata salah seorang warga setempat, Indro Wicaksono (49) kepada Ketik.com, Kamis, 23 Juli 2026.
Menurutnya, kualitas pekerjaan fisik sebelumnya patut menjadi perhatian.
"Kalau disebabkan aliran air kan sebenarnya ada parit. Kalau saya melihat ya karena kualitas pekerjaannya yang kurang awet," ujarnya.
Baca Juga:
Ratusan Juta Retribusi Pasar Minulyo Pacitan Diduga Ditilep, Satu Terduga Sempat KaburIa mengatakan perbaikan terakhir dilakukan sekitar dua hingga tiga tahun lalu.
Namun, tambalan yang dilakukan tidak mampu bertahan lama dan kini jalan hanya menyisakan kerikil.
Bahkan, warga juga berupaya mengumpulkan kerikil tersebut agar tidak membahayakan pengendara yang melintas.
"Yang tersisa sekarang hanya kerikil. Kami kumpulkan supaya tidak menyebabkan orang jatuh, tapi lama-lama rusaknya semakin parah," jelasnya.
Baca Juga:
Cari Lokasi Paling Layak, Proyek PLTA Pumped Storage 1.000 MW Pacitan Masuk Tahap KajianPerbaikan secara swadaya beberapa kali telah dilakukan warga dengan menggunakan semen dan pasir untuk menutup bagian jalan yang berlubang.
Meski demikian, upaya tersebut hanya bertahan sementara.
"Kadang warga swadaya menambal pakai semen dan pasir. Tapi tidak lama rusak lagi," ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Misratun (55), warga setempat yang mengaku ruas jalan tersebut sudah lama menjadi perhatian masyarakat.
Ia menceritakan, akibat kondisi jalan yang rusak dan dipenuhi kerikil, kecelakaan ringan disebut kerap terjadi, terutama saat musim hujan.
Bahkan, anak Misratun pernah terjatuh saat melintasi ruas jalan tersebut ketika masih duduk di bangku SMK.
"Sering ada yang jatuh. Anak saya sendiri pernah jatuh saat berangkat sekolah," ungkapnya.
Selain menjadi akses warga Dusun Ngaluran, jalan tersebut juga dimanfaatkan masyarakat dari Dusun Pelem dan Gondosari untuk menuju sekolah, pasar, hingga fasilitas pelayanan kesehatan.
Warga berharap akses tersebut segera dilakukan perbaikan permanen agar jalan tidak kembali rusak dalam waktu singkat.
"Harapan kami ya segera diperbaiki. Jangan hanya ditambal, tetapi diperbaiki secara menyeluruh supaya awet dan aman dilalui," pungkas Misratun.(*)