KETIK, SIDOARJO – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban tenggelam di Sungai Brantas, Sidoarjo. Korban dengan nama Dicky Alfarizi W berusia 22 tahun, warga Kelurahan Gedongan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Dicky, ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa, 18 Agustus 2026 pukul 01.35 WIB. Pihak tim pencari juga mengungkapkan, lokasi penemuan tidak jauh dari tempat korban dilaporkan tenggelam.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit mengatakan informasi penemuan korban pertama kali disampaikan warga yang melihat jenazah mengapung di Sungai Brantas.

"Setelah mendapat informasi dari warga, selanjutnya tim SAR gabungan melakukan pengecekan dan evakuasi terhadap korban," kata Nanang yang juga menjabat SAR Mission Coordinator (SMC).

Proses evakuasi berlangsung lancar. Setelah korban berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Porong, Sidoarjo untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:
SAR Hentikan Pencarian KMP Mutiara Sentosa, 4 Korban Masih Belum Ditemukan

Nanang menjelaskan, proses pencarian yang dilakukan oleh tim SAR Gabungan mulai berlangsung sejak Senin, 17 Agustus 2026. Tak lama usai terjadi kejadian tenggelam.

Setelah menerima laporan, Kantor SAR Surabaya langsung mencari di sekitar lokasi kejadian menggunakan satu perahu karet. Area pencarian kemudian diperluas dengan menambah satu set perahu karet dan satu unit speedboat.

Dua kendaraan itu dipergunakan Tim SAR untuk melakukan penyisiran sungai secara bergantian. Pada saat pencarian, tim, juga melakukan manuver perahu. Tujuannya menciptakan gelombang air dengan harapan dapat membantu mengangkat atau memunculkan posisi korban yang diduga berada di dalam sungai.

Selain pencarian di permukaan, tim penyelam juga dikerahkan untuk menyisir bagian dalam sungai.

Baca Juga:
SAR Surabaya Kerahkan Kapal SAR Permadi dan Helikopter, Cari Lokasi KMP Mutiara Sentosa II

Komandan Tim Rescue BASARNAS, Fajar Ismucahyo, mengatakan proses pencarian menghadapi kendala, yaitu jarak pandang penyelam ketika berada di dalam air sangat terbatas. 

Proses pencarian melibatkan banyak pihak, mulai tim rescue Kantor SAR Surabaya, BPBD Provinsi Jatim, BPBD Sidoarjo, BPBD Kabupaten Mojokerto, BPBD Kota Mojokerto, PMI Kota Mojokerto, PMI Kabupayen Mojokerto, Polsek Tarik, Koramil Tarik, Inafis Polresta Sidoarjo, warga sekitar dan unsur SAR lainnya. (*)