KETIK, LEBAK – Dinas Pertanian Kabupaten Lebak mencatat mayoritas harga komoditas pertanian di Pasar Rangkasbitung pada Jumat, 17 Juli 2026, berada dalam kondisi stabil dibandingkan pekan sebelumnya. Dari 12 komoditas yang dipantau, sebanyak delapan komoditas tercatat stabil, dua komoditas mengalami kenaikan harga, dan dua komoditas lainnya mengalami penurunan.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, harga beras kualitas I masih bertahan di angka Rp13.500 per kilogram, beras kualitas II Rp13.200 per kilogram, jagung pipil Rp10.000 per kilogram, kedelai Rp13.000 per kilogram, bawang merah Rp40.000 per kilogram, cabai rawit hijau Rp55.000 per kilogram, gula pasir Rp18.000 per kilogram, serta minyak goreng Rp15.700 per kilogram.

Sementara itu, dua komoditas mengalami kenaikan harga, yakni cabai keriting yang naik Rp1.000 menjadi Rp38.000 per kilogram dan bawang putih naik Rp1.000 menjadi Rp41.000 per kilogram.

Adapun komoditas yang mengalami penurunan harga adalah cabai merah turun Rp2.000 menjadi Rp48.000 per kilogram dan cabai rawit oranye turun Rp1.000 menjadi Rp52.000 per kilogram.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar, mengatakan secara umum kondisi harga komoditas pertanian di Pasar Rangkasbitung masih relatif stabil. 

Baca Juga:
Anak Usia 17 Tahun ke Atas Bisa Miliki KK Sendiri, Disdukcapil Lebak: Satu Rumah Bisa Terdapat Lebih dari Satu KK

Menurutnya, fluktuasi yang terjadi pada beberapa komoditas hortikultura masih berada dalam batas yang wajar dan dipengaruhi oleh dinamika pasokan di tingkat petani maupun distributor.

"Secara umum perkembangan harga komoditas pertanian di Pasar Rangkasbitung pada pekan ini masih terkendali. Dari hasil pemantauan kami, delapan komoditas berada pada posisi stabil, hanya dua komoditas yang mengalami kenaikan dan dua komoditas lainnya mengalami penurunan. Kondisi ini menunjukkan ketersediaan pasokan pangan di Kabupaten Lebak masih cukup baik sehingga mampu menjaga stabilitas harga di pasaran," kata Rahmat Yuniar kepada wartawan.

Rahmat menambahkan, pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian akan terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan pasokan komoditas secara berkala sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gejolak harga.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan para pelaku usaha, distributor, dan instansi terkait untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan harga komoditas tetap terjaga dalam kondisi yang stabil," ujarnya.

Baca Juga:
Gandeng Ketik.com, Bawaslu Kabupaten Malang Perkuat Pengawasan Demokrasi

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok berbagai komoditas pangan di wilayah Kabupaten Lebak masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.(*)