KETIK, BATU – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Batu menyerahkan 100 sertifikat tanah melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2026 kepada masyarakat.
Penyerahan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh sertifikat hasil program tahun ini dapat diterima masyarakat sebelum akhir 2026.
Penyerahan sertifikat dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) 2026 di Halaman Kantor Pertanahan Kota Batu, pada Kamis, 24 September 2026.
Dari 100 sertifikat yang diserahkan, sebanyak 70 sertifikat berasal dari Desa Torongrejo dan 30 sertifikat dari Desa Bulukerto.
Kepala BPN Kota Batu Ari Wahyudi mengatakan, penyerahan sertifikat dilakukan secara bertahap untuk memastikan dokumen tersebut diterima langsung oleh masyarakat yang mengajukan pendaftaran.
Baca Juga:
Utamakan Keselamatan! Laka Lantas di Kota Batu Capai 213 Kasus dan Renggut 22 Nyawa“Nah untuk ini kami menyerahkan 100 sertifikat PTSL. Jadi 70 dari Desa Torongrejo, 30 dari Bulukerto,” ujar Ari.
Selain 100 sertifikat yang diserahkan pada kegiatan tersebut, sebanyak 71 sertifikat lainnya dijadwalkan diserahkan melalui kantor desa pada Sabtu. BPN Kota Batu juga masih menunggu waktu untuk menyerahkan sertifikat lainnya kepada masyarakat Desa Torongrejo.
Ari menjelaskan, jumlah sertifikat untuk Desa Torongrejo mencapai hampir 300 sertifikat. Namun, pada penyerahan kali ini baru 70 sertifikat yang dapat dihadirkan.
“Karena ada hampir 300-an sertifikat yang Torongrejo. Hari ini baru bisa dihadirkan 70,” imbuhnya.
Baca Juga:
Sinergi Pemkot dan BPN Batu, Cak Nur Serahkan 100 Sertifikat PTSL Demi Kepastian HukumBPN Kota Batu juga tengah mencoba mengoptimalkan program PTSL agar dapat dimanfaatkan di desa-desa yang memiliki hak pakai pemerintah desa.
Program tersebut dinilai memberikan kemudahan karena tidak dikenakan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
“Ini kami sudah mencoba nanti di desa-desa yang ada hak pakai pemerintah desanya, itu bisa juga menikmati program PTSL ini. Karena PTSL ini kan bebas BPHTB,” jelas dia.
Dari keseluruhan program PTSL tahun 2026, Ari memastikan seluruh 500 sertifikat yang menjadi target telah selesai. Selanjutnya, BPN Kota Batu memprioritaskan proses penyerahan sertifikat kepada masyarakat.
“Jadi sertifikat kita ini kan ada 500 dari program PTSL tahun ini. Dari 500 itu seluruhnya sudah selesai,” katanya.
Menurut Ari, BPN Kota Batu menargetkan penyerahan sertifikat tersebut rampung sebelum Hari Jadi Kota Batu. Target tersebut didukung adanya sisa anggaran hasil revisi anggaran yang kemudian dimanfaatkan kembali untuk target sertifikat.
“Jadi kita targetkan sebelum hari jadi Kota Batu, sertifikat ini sudah harus diterima oleh masyarakat Kota Batu,” ucapnya.
BPN Kota Batu juga menargetkan proses tersebut dapat dipercepat sehingga pada November seluruh sertifikat sudah dapat diselesaikan untuk kemudian memasuki tahap pembagian pada Desember.
“Jadi target jangan sampai akhir tahun, bulan November, kami juga bisa menyelesaikan. Jika Desember tinggal bagi-bagi sertifikatnya saja,” tutur Ari.(*)