KETIK, LEBAK – Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak mendukung pelaksanaan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah sebagai upaya memperkuat peran dan keterlibatan ayah dalam proses pendidikan serta tumbuh kembang anak.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Doddy Irawan, mengatakan bahwa keterlibatan ayah dalam pendidikan anak tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga hadir secara langsung dalam setiap tahapan perkembangan pendidikan anak, termasuk saat penerimaan rapor di sekolah.

"Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah merupakan langkah positif untuk membangun kedekatan emosional antara ayah dan anak sekaligus meningkatkan kepedulian orang tua terhadap perkembangan pendidikan anak. Kehadiran ayah saat pengambilan rapor menjadi bentuk nyata dukungan dan perhatian terhadap proses belajar anak di sekolah," ujar Doddy Irawan kepada wartawan, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, pendidikan yang berkualitas tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara satuan pendidikan dan keluarga. Karena itu, pihaknya mengajak seluruh ayah yang memiliki anak usia sekolah untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan tersebut.

"Kami mengimbau para ayah di Kabupaten Lebak untuk meluangkan waktu mengambil rapor anak secara langsung di sekolah pada saat pembagian hasil belajar. Momentum ini dapat dimanfaatkan untuk berdialog dengan guru mengenai perkembangan akademik, karakter, serta potensi anak yang perlu terus dikembangkan," katanya.

Baca Juga:
Urus KK, KTP-el dan KIA Tak Perlu ke Rangkas, Disdukcapil Lebak Hadir di Cilograng

Doddy menjelaskan, gerakan tersebut menyasar ayah yang memiliki anak pada jenjang pendidikan usia dini, pendidikan dasar hingga pendidikan menengah. Pelaksanaannya akan disesuaikan dengan jadwal pembagian rapor di masing-masing sekolah.

Lebih lanjut, ia menilai keterlibatan ayah dalam pendidikan memiliki dampak besar terhadap pembentukan karakter, kedisiplinan, kepercayaan diri, dan motivasi belajar anak.

"Berbagai penelitian menunjukkan bahwa anak yang mendapatkan perhatian dan pendampingan dari kedua orang tuanya cenderung memiliki perkembangan sosial dan akademik yang lebih baik. Karena itu, kami berharap gerakan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi budaya positif dalam keluarga," ungkapnya.

Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak juga mengapresiasi inisiatif pemerintah pusat melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang mendorong peningkatan peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak.

Baca Juga:
Exciting Banten Festival 2026 Hadir di Anyer, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Daerah

"Kami berharap gerakan ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Pendidikan yang berhasil dimulai dari keluarga yang hadir dan peduli terhadap masa depan anak-anaknya," tutup Doddy.(*)