KETIK, PEMALANG – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang Nurkholes mendorong Estafet Obor Comal 2026 berkembang menjadi agenda olahraga dan hiburan tingkat Kabupaten Pemalang. Ia menilai kegiatan yang berlangsung di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal, Sabtu malam, 22 Agustus 2026, memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Nurkholes hadir langsung menyaksikan lomba lari malam yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut. Ia mengapresiasi antusiasme peserta dan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Menurut Nurkholes, Estafet Obor Comal tidak sekadar menjadi hiburan bagi warga. Kegiatan tersebut juga dapat menjadi wadah untuk membangun semangat generasi muda sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia pun mendorong panitia dan masyarakat untuk meningkatkan skala kegiatan secara bertahap. Jika saat ini masih berlangsung di tingkat kecamatan, Nurkholes berharap Estafet Obor Comal dapat masuk dalam agenda event olahraga tingkat Kabupaten Pemalang.

“Kegiatan ini sangat luar biasa. Saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh pelaksanaan Estafet Obor Comal ini. Kalau saat ini masih berskala kecamatan, ke depannya kita tingkatkan secara bertahap menjadi event tingkat Kabupaten,” ujar Nurkholes.

Baca Juga:
HUT ke-81 RI, Penulis Cilik Alya Sidik Ajak Teman Sekolah Gemar Membaca

Nurkholes juga menyinggung hadiah utama bagi pemenang lomba yang berupa satu ekor kambing. Ia menyatakan pemerintah daerah berpeluang meningkatkan dukungan terhadap kegiatan tersebut pada tahun mendatang.

“Tahun depan kita dukung pakai sapi,” ucapnya yang langsung disambut tawa dan tepuk tangan warga.

Rizal Bawazier Soroti Semangat Pemuda

Anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah X, Rizal Bawazier, turut menghadiri Estafet Obor Comal 2026. Ia melihat antusiasme peserta sebagai gambaran energi positif masyarakat, terutama kalangan pemuda, dalam mendorong kemajuan daerah.

Baca Juga:
Yamaha Ajak Masyarakat Kota Probolinggo Rayakan HUT RI Sambil Kenalkan GEAR ULTIMA

Rizal menilai Pemalang membutuhkan semangat masyarakat yang mau bergerak dan bekerja bersama. Menurutnya, olahraga dapat menjadi salah satu ruang untuk membangun kebersamaan sekaligus menumbuhkan optimisme masyarakat.

“Saya sangat antusias sekali hadir di sini. Semangat larinya itu yang paling penting. Pemalang butuh lari, butuh bergerak bersama-sama untuk membangun Pemalang,” ungkap Rizal.

Politikus Fraksi PKS itu juga menilai kegiatan olahraga yang dipadukan dengan hiburan memiliki peluang untuk memberikan manfaat ekonomi. Kehadiran stan kuliner dan produk UMKM di sekitar lokasi, menurut dia, dapat membantu memperkenalkan sekaligus memasarkan produk lokal kepada masyarakat yang datang.

Karena itu, Rizal mendorong penyelenggara memperluas keterlibatan UMKM dalam pelaksanaan kegiatan serupa pada masa mendatang. Semakin banyak pelaku usaha yang terlibat, semakin besar pula peluang event tersebut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

 

Diikuti 48 Grup dari Sejumlah Kecamatan

Ketua Panitia Estafet Obor Comal 2026, Irwan Safi'i, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut telah berlangsung sejak 2023. Dari tahun ke tahun, penyelenggara terus mengembangkan konsep dan pelaksanaannya.

Ia menyebut penyelenggaraan pada 2026 menjadi yang paling meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Peserta tidak hanya berasal dari Kecamatan Comal, tetapi juga sejumlah wilayah di rayon satu, seperti Ulujami, Petarukan, dan Ampelgading.

“Peserta dibagi dalam kelompok beranggotakan tiga orang, berjumlah 48 grup, dan berlari secara estafet menempuh jarak sekitar 250 meter. Uniknya, obor harus tetap menyala hingga garis finis. Jika obor mati, peserta akan didiskualifikasi,” jelas Irwan.

Aturan tersebut menjadi salah satu daya tarik Estafet Obor Comal. Peserta tidak hanya dituntut berlari cepat dan menjaga kekompakan tim, tetapi juga harus memastikan api pada obor tetap menyala sampai garis finis.

Panitia juga berupaya melibatkan pelaku UMKM dalam kegiatan tersebut. Namun, keterbatasan anggaran membuat panitia belum mampu memfasilitasi seluruh UMKM yang berminat membuka stan di sekitar lokasi acara.

Ke depan, panitia berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Pemalang dan berbagai pihak dapat meningkat. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperluas ruang partisipasi bagi pelaku UMKM sekaligus meningkatkan skala penyelenggaraan Estafet Obor Comal.

Dengan dukungan pemerintah, legislatif, masyarakat, pemuda, dan pelaku UMKM, Estafet Obor Comal diharapkan berkembang melampaui sekadar lomba lari malam untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda daerah yang mampu memperkuat kebersamaan, mendorong kreativitas pemuda, serta menggerakkan perekonomian masyarakat Kabupaten Pemalang. (*)