KETIK, JOMBANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI turut mendukung pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Dukungan BAZNAS dalam Muktamar ke-35 NU Jombang tersebut diwujudkan melalui sejumlah layanan bagi peserta dan masyarakat sekitar. Mulai dari penyediaan konsumsi, layanan kesehatan, pengelolaan sampah, hingga peluncuran Program Beasiswa Santri BAZNAS 2026.

Program tersebut merupakan hasil sinergi BAZNAS RI bersama BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Jombang.

Dalam layanan konsumsi, BAZNAS menyediakan 15.000 paket ZChicken melalui Program Bank Makanan di sekitar Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Penyediaan konsumsi ini juga melibatkan mustahik penerima manfaat Program ZChicken, mulai dari proses produksi hingga distribusi.

Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid mengatakan, kehadiran BAZNAS dalam Muktamar ke-35 NU merupakan bagian dari kontribusi lembaganya dalam memberikan pelayanan sekaligus memperluas manfaat zakat kepada masyarakat.

Baca Juga:
Pembukaan Muktamar Ke-35 NU di Jombang, Khofifah Dorong Penguatan Soliditas dan Peran Kebangsaan

“Sebagai lembaga negara, BAZNAS terbuka untuk bersinergi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dalam Muktamar NU ini, kami hadir dengan berbagai layanan yang dapat dirasakan langsung oleh peserta dan masyarakat,” kata Sodik saat ditemui di sela-sela rangkaian Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur, Jumat 28 Agustus 2026.

Menurut Sodik, keterlibatan mustahik dalam penyediaan ZChicken menjadi bagian penting dari program tersebut.

“Kami ingin mustahik tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga ikut mengambil bagian. Karena itu, penyediaan ZChicken dalam kegiatan ini melibatkan mustahik binaan BAZNAS, mulai dari produksi hingga distribusi,” ujarnya.

Selain konsumsi, BAZNAS melalui Rumah Sehat BAZNAS menyiapkan enam titik layanan kesehatan di depan Gerbang Makam KH Wahab Hasbullah, Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

Baca Juga:
Agenda Hari Ke-2 Muktamar NU: Sidang Pleno Dimulai, Bahas Ketentuan Tatib hingga LPJ Ketum PBNU

Layanan kesehatan tersebut didukung tim medis, empat ambulans, satu mobil klinik, serta 3.200 paket minyak angin aromaterapi dan vitamin.

“Kami menyiagakan layanan kesehatan agar peserta yang membutuhkan pemeriksaan, pengobatan, maupun respons medis dapat memperoleh layanan dengan cepat. Kami juga membuka posko ngopi selama 24 jam sebagai tempat beristirahat bagi peserta di sela-sela mengikuti rangkaian Muktamar,” kata Sodik.

Libatkan 200 Relawan Kelola Sampah

Dukungan BAZNAS dalam Muktamar ke-35 NU Jombang juga menyasar aspek kebersihan lingkungan.

BAZNAS menghadirkan layanan pengelolaan sampah di area Muktamar yang mencakup edukasi kebersihan, pemilahan, pengumpulan, hingga pengelolaan sampah.

Kegiatan tersebut melibatkan 200 relawan dari IPNU dan mustahik. Mereka diterjunkan untuk mendukung pelaksanaan Muktamar ke-35 NU agar tetap bersih dan sehat.

Luncurkan Beasiswa Santri BAZNAS 2026

Selain layanan selama Muktamar, BAZNAS juga akan meluncurkan Program Beasiswa Santri BAZNAS 2026 di Pondok Pesantren Alwahabiyah, Jombang.

Program Beasiswa Santri BAZNAS 2026 ditujukan untuk mendukung keberlanjutan pendidikan sekaligus pengembangan potensi santri di berbagai daerah di Indonesia.

“Melalui Beasiswa Santri, BAZNAS ingin memastikan para santri memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensinya. Ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS agar manfaat zakat juga hadir melalui bidang pendidikan,” tutur Sodik.

Sodik menambahkan, dukungan BAZNAS dalam Muktamar NU ke-35 menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat zakat sekaligus menghadirkan layanan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dengan berbagai program tersebut, BAZNAS tidak hanya mendukung kelancaran Muktamar ke-35 NU di Jombang, tetapi juga berupaya menghadirkan manfaat zakat melalui sektor konsumsi, kesehatan, kebersihan lingkungan, dan pendidikan.(*)