KETIK, MALANG – Tim Pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Terbuka (UT) Malang, membekali kapabilitas keuangan terhadap ibu rumah tangga (IRT) di Desa Tambakasri, Malang 26 Juni 2026. Upaya tersebut sebagai dukungan terhadap keberlanjutan ekonomi keluarga. 

Kegiatan tersebut melibatkan 3 dosen lintas program studi yakni Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) dan Sekolah Vokasi (SV). Beranggotakan Dr. Muhammad Agusalim, S.E., M.Si., Rizka Furqorina, S.E., M.Si., dan Lulus Sugeng Triandika, S.I.Kom., M.I.Kom.

Ketua Tim Pelaksana PkM, Muhammad Agusalim menjelakan ketahanan ekonomi keluarga harus dilengkapi dengan keterampilan dalam mengelola keuangan. Fondasi kesejahteraan keluarga tidak sekadar bertumpu pada besaran pendapat, namun kebijaksanaan dalam mengelola pendapatan. 

"Banyak keluarga menghadapi kesulitan keuangan bukan semata-mata karena pendapatannya rendah, tetapi karena belum memiliki kebiasaan menyusun anggaran, mencatat pengeluaran, dan merencanakan keuangan secara baik. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kebiasaan tersebut agar menjadi budaya dalam setiap keluarga," ujarnya.

Sebelumnya tim dosen tersebut telah melakukan penelitian tentang literasi dan inklusi keuangan terhadap keberlanjutan ekonomi. Kondisi tersebut ditentukan dengan perilaku keuangan yang sehat. 

Baca Juga:
Pengabdian Berkelanjutan, Dosen UT Malang Dampingi Warga Tambakasri Kembangkan Kewirausahaan Hijau

"Pelatihan ini tidak hanya fokus pada peningkatan pengetahuan, tetapi mendorong perubahan perilaku melalui praktik langsung penyusunan anggaran rumah tangga, pencatatan pemasukan dan pengeluaran, pengelolaan tabungan, penyediaan dana darurat. Juga pemanfaatan layanan keuangan formal secara aman dan bijaksana," lanjutnya. 

Dalam pelatihan, peserta dibekali dengan konsep dasar literasi keuangan, perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, penyusunan anggaran keluarga, pencatatan keuangan sederhana, pentingnya dana darurat, penggunaan layanan keuangan formal, serta kewaspadaan terhadap risiko pinjaman online ilegal dan perilaku konsumtif. 

"Kami juga memberikan modul literasi keuangan rumah tangga, buku pencatatan keuangan sederhana, dan berbagai media pembelajaran sebagai pendampingan agar peserta dapat menerapkan kebiasaan pengelolaan keuangan setelah kegiatan berakhir," tuturnya. 

Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari Kepala Desa Tambakasri, Teguh Wiyono. Menurutnya UT Malang membanti meningkatkan kapasitas ibu rumah tangga dalam mengelola keuangan agar lebih terencana. 

Baca Juga:
Lewat Permainan Sirkuit Ala F1, Dosen UT Tingkatkan Kompetensi Pedagogik Guru PAUD Lowokwaru

"Kehadiran perguruan tinggi melalui program pemberdayaan seperti ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa," ujarnya. (*)