KETIK, SURABAYA – Warga Sukolilo Surabaya mengeluhkan kondisi air PDAM yang tidak layak untuk digunakan. Selain tidak lancar, air juga berbau amis dan berwarna kuning.

Kondisi itu membuat DPRD Surabaya bergerak cepat untuk meninjau secara langsung setelah mendapat laporan dari masyarakat.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya  Anas Karno menjelaskan bahwa dirinya melakukan peninjauan langsung karena mendapat informasi dari warga.

”Masalah kualitas air tersebut harusnya sudah menjadi masa lalu, namun nyatanya masalah klasik tersebut masih saja dialami dan merugikan para pelanggan. Apalagi ini sudah berbulan-bulan,” kata Anas Karno dikutip dari Antara.

Anas menyinggung keseriusan PDAM untuk menjalankan program seluruh pelanggan PDAM teraliri air bersih dari Wali Kota Surabaya.

”Kami akan panggil manajemen PDAM untuk menanyakan sejauh mana keseriusan dan komitmen atas program tersebut,” ucap Anas Karno.

Salah satu pelanggan PDAM di kampung Kedung Tomas,Sumilah mengatakan bahwa air tersebut sudah lama menjadi permasalahan di masyarakat.

"Sudah satu bulanan ini warga kampung ini semua mengalami," lanjutnya.

Sumilah melanjutkan, dengan kondisi seperti itu warga sangat kesulitan dan menambah biaya untuk mendapatkan air bersih dengan membeli air galon isi ulang.

"Sulit sekali karena warga butuh air. Untuk memasak kami menggunakan air galon isi ulang, kemudian untuk air dari PDAM ini saya harus mengendapkan dulu agar kotorannya mengendap kemudian baru bisa digunakan," pungkas Sumilah. (*)

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi
Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur