KETIK, MALANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menggencarkan kegiatan bersih-bersih halte bus setiap Senin. Masyarakat pun diminta proaktif untuk tidak melakukan aksi vandalisme.

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan pembersihan halte dilakukan untuk menjaga kerapian dan kenyamanan penumpang. Terlebih, saat ini Pemkot Malang tengah membenahi sistem transportasi umum, salah satunya melalui layanan Trans Jatim.

"Kami lakukan kerja bakti dalam rangka menjaga kebersihan, kerapian, dan tentunya kenyamanan. Bisa dimanfaatkan oleh Trans Jatim, dan juga sangat mungkin apabila masyarakat yang menggunakan angkutan kota, itu bisa digunakan," ujarnya, Sabtu, 30 Mei 2026.

Pembersihan dilakukan secara bertahap di setiap halte yang ada di Kota Malang. Dishub Kota Malang sendiri telah menggencarkan kegiatan tersebut selama lima pekan terakhir.

Jaya juga menyoroti maraknya aksi vandalisme pada fasilitas umum, termasuk halte bus. Kondisi tersebut tidak hanya dinilai mengganggu kebersihan halte, tetapi juga mengganggu ketertiban dan keindahan.

Baca Juga:
Sirkuit Legendaris Kertanegara Malang Kembali Menderu Besok!

"Maka kami membutuhkan kerja sama dari masyarakat. Kalau memang menemui, ya diingatkan. Kami berharap tidak muncul lagi hal seperti itu, walaupun kemarin sempat ada setelah kita bersihkan," katanya.

Tak hanya aksi vandalisme, halte bus juga kerap dijadikan tempat nongkrong para PKL. Bahkan, terdapat halte bus yang dimanfaatkan sebagai tempat tidur para gelandangan.

"Ini juga milik masyarakat, jangan sampai dimanfaatkan oleh satu atau dua orang saja. Artinya dimanfaatkan bagi PKL saja. Kalau digunakan PKL, berarti itu untuk kepentingan pribadi. Ada yang dibuat tidur sama gelandangan juga," sebut Jaya.

Jaya menjelaskan, dalam waktu dekat Dishub Kota Malang hanya dapat melakukan pembersihan halte. Adapun perbaikan halte yang rusak masih dicarikan solusi, salah satunya melalui bantuan CSR.

Baca Juga:
Dosen FEB UM Gandeng Akademisi Malaysia, Teliti Strategi UMKM Kuliner Menuju Bisnis Berkelanjutan

"Sementara ini kita bisanya lakukan kerja bakti, pengecatan, dan bersih-bersih saja. Nanti yang saya sampaikan untuk jangka panjang, mengoptimalkan kerja sama dengan pihak lain. Apakah melalui CSR atau promosi," pungkasnya.