KETIK, GRESIK – Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik menggelar program Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD) di MI Ma'arif Sidomukti, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah dasar.
Sebanyak 178 siswa kelas 5 dan 6 mengikuti kegiatan edukasi tersebut dengan antusias. Dishub Gresik menilai edukasi keselamatan berkendara perlu diberikan sejak dini karena anak-anak mulai aktif berinteraksi dengan kondisi lalu lintas di jalan raya.
Kepala UPT Pengelolaan Prasarana Perhubungan Wilayah Kota (P3WK) Dishub Gresik, M. Masyhur Arif, mengatakan pembentukan karakter disiplin berlalu lintas harus dilakukan sejak usia sekolah agar menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga:
Apresiasi Pendidikan Jatim, Universitas Dongseo Busan Buka Jalur Beasiswa Belajar ke Korsel
“Ada tiga pesan utama yang kami tekankan kepada anak-anak, yaitu beretika di jalan raya, bermoral dalam berkendara, dan saling menghormati sesama pengguna jalan,” ujar Masyhur Arif usai kegiatan, Rabu, 20 Mei 2026.
Dalam penyampaiannya, Dishub Gresik menggunakan metode interaktif agar materi lebih mudah dipahami para siswa. Edukasi diberikan melalui video visual, pengenalan rambu-rambu lalu lintas, hingga kuis berhadiah.
Selain itu, para siswa juga diperkenalkan dengan potensi transportasi daerah, termasuk keberadaan Bandara Harun Thohir di Pulau Bawean.
Baca Juga:
Disdik Lebak Pastikan SPMB 2026 Tertampung, Upayakan Penambahan Kuota Rombel“Karakteristik anak-anak ini lebih dominan ramai, sehingga materi kami kemas secara interaktif lewat video visual, pengenalan rambu, hingga kuis berhadiah agar pesan keselamatan ini mudah dipahami,” tambahnya.
Kepala MI Ma’arif Sidomukti Heri Antono mengapresiasi langkah Dishub Gresik yang memberikan edukasi keselamatan lalu lintas kepada para siswa. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi tambahan wawasan penting bagi peserta didik.
“Kami sangat terbantu dengan edukasi dari Dishub Gresik. Anak-anak sangat antusias dan ini menjadi wawasan tambahan yang sangat berharga bagi lembaga kami,” kata Heri Antono.
Kegiatan SALUD tersebut juga bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Lahir ke-92 MI Ma’arif Sidomukti. Pihak sekolah berharap pemahaman tentang keselamatan lalu lintas tidak hanya diterapkan di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari bersama keluarga.
“Ini menjadi bekal penting agar mereka lebih berhati-hati saat di jalan, dan nantinya pemahaman ini juga bisa mereka tularkan kepada orang tua masing-masing di rumah demi ketertiban bersama,” pungkasnya. (*)