KETIK, BATU – Pemerintah Kota Batu terus mendorong peningkatan keterampilan masyarakat usia produktif melalui program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja Berbasis Kompetensi Tahun 2026.

Pelatihan yang diinisiasi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), mencakup bidang digital marketing, barista, make up komersial, hingga keselamatan kerja itu diharapkan mampu membuka peluang kerja sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.

Kegiatan pembukaan pelatihan berlangsung di Aston Inn Kota Batu, Rabu, 20 Mei 2026, dan dihadiri langsung Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Batu Heli Suyanto beserta jajaran, Kepala Disnaker Kota Batu Mokhamad Forkan, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Batu.

Dalam sambutannya, Heli Suyanto menegaskan pelatihan berbasis kompetensi bukan sekadar program peningkatan keterampilan teknis, melainkan bagian dari investasi jangka panjang pemerintah daerah dalam membangun kualitas SDM unggul.

“Pelatihan ini adalah investasi strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia yang terampil, adaptif, dan siap menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin kompetitif,” ujar Heli.

Baca Juga:
Harkitnas ke-118 2026, Pemkot Batu Ajak Generasi Muda Tidak Gagap Transformasi Digital

Menurutnya, pelatihan kompetensi tidak hanya memberikan kemampuan teknis kepada peserta, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan etos kerja yang menjadi kebutuhan penting di dunia kerja modern.

“Keahlian teknis saja tidak cukup. Karakter, disiplin, dan semangat belajar juga menjadi bekal utama untuk menghadapi persaingan kerja saat ini,” ungkap Mas Heli, sapaan akrabnya.

Mas Heli menambahkan, langkah tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kota Batu melalui konsep Mbatu SAE sekaligus mendukung persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

Ia juga menyebut kondisi ketenagakerjaan di Kota Batu sejauh ini relatif terjaga meski tantangan ekonomi terus berkembang.

Baca Juga:
Sidak Peternakan Jelang Iduladha, Pemkot Batu Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Layak Disembelih

Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya menekan angka pengangguran melalui berbagai program peningkatan kompetensi tenaga kerja.

Dalam kesempatan itu, Mas Heli memberikan tiga pesan utama kepada seluruh peserta pelatihan. Pertama, memanfaatkan kesempatan pelatihan dengan sungguh-sungguh sebagai modal memperoleh pekerjaan maupun membuka usaha mandiri.

Kedua, peserta diminta mengejar sertifikasi kompetensi karena dunia kerja saat ini membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan terukur dan tersertifikasi.

“Di tengah persaingan kerja hari ini, ijazah saja tidak cukup. Yang dibutuhkan adalah keterampilan yang tersertifikasi, disiplin, dan kemauan untuk terus belajar,” tegasnya.

Ketiga, peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan dengan terus mengembangkan kemampuan serta membagikan ilmu yang diperoleh kepada masyarakat sekitar.

Sementara itu, Kepala Disnaker Kota Batu, Mokhamad Forkan, menjelaskan pelatihan kerja berbasis klaster kompetensi menjadi strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.

Menurutnya, pada tahun 2026 Pemkot Batu memprioritaskan pelatihan pada sektor-sektor unggulan yang berkaitan dengan ekonomi kreatif, pariwisata, dan digitalisasi.

“Tujuan utama program ini untuk meningkatkan keterampilan teknis dan nonteknis tenaga kerja, menekan angka pengangguran, meningkatkan daya saing tenaga kerja, serta mendukung pembangunan ekonomi daerah berbasis SDM berkualitas,” ujar Forkan.

Tahun ini, pelatihan diikuti 120 peserta terpilih dan terbagi dalam empat bidang pelatihan, yakni Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), digital marketing, commercial make up, serta barista.

Pelatihan K3 dijadwalkan berlangsung selama 12 hari mulai 21 Mei hingga 12 Juni 2026. Sementara pelatihan digital marketing berlangsung selama 10 hari mulai 21 Mei sampai 4 Juni 2026.

Adapun pelatihan commercial make up digelar selama 16 hari mulai 21 Mei hingga 11 Juni 2026, sedangkan pelatihan barista berlangsung selama 14 hari mulai 9 Juni 2026.

Forkan menjelaskan, pelatihan digital marketing dan commercial make up dilaksanakan di Aston Inn Kota Batu, sedangkan pelatihan K3 dan barista dipusatkan di Hotel Horison.