KETIK, TULUNGAGUNG – Pagi yang cerah di kawasan Botoran hingga Plandaan menjadi saksi aksi nyata kepedulian lingkungan.

Berbekal semangat Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), puluhan kader Pira (Perempuan Indonesia Raya) dan Gerindra Tulungagung turun langsung menyisir sepanjang bantaran Sungai Ngrowo, Sabtu 17 Oktober 2026 pagi.

Namun, aksi ini bukan sekadar agenda pungut sampah biasa. Di balik gerakan bersih-bersih tersebut, tersimpan mimpi besar untuk 'mengangkat derajat' Kali Ngrowo.

Eka Yeni Retnosari, Anggota Komisi A DPRD Tulungagung yang juga menjabat sebagai Ketua Pira Tulungagung, melihat potensi tersembunyi yang belum tergarap optimal. 

Menurutnya, Sungai Ngrowo punya prospek cerah untuk ditransformasikan dari tempat nongkrong biasa menjadi destinasi wisata ikonik yang menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.

Baca Juga:
Bukan Pesta Biasa, Cara Unik Kader Partai Gerindra Tulungagung 'Hadiahi' Prabowo di Ultah Ke-75

"Mari kita buktikan kepedulian lewat tindakan nyata. Sungai Ngrowo ini potensinya luar biasa. Kita ingin menyulapnya jadi ikon kebanggaan Tulungagung, tempat diselenggarakannya event budaya, lomba menarik, hingga pusat kuliner lokal," tutur Yeni di sela-sela kegiatan.

Sentuhan kaum perempuan pun menjadi sorotan utama. Dengan lingkungan bantaran sungai yang resik dan tertata, para srikandi Tulungagung didorong untuk mengambil peran aktif memanfaatkan peluang usaha mikro dan kuliner. 

Sinergi antara keasrian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat ini diharapkan mampu mengetuk dukungan Pemkab Tulungagung agar mimpi menjadikan Kali Ngrowo sebagai magnet wisata baru dapat segera terwujud.(*)

Baca Juga:
PIRA Bojonegoro Perkuat Konsolidasi Pengurus Lewat Kegiatan HUT RI dan Maulid Nabi