Kali ini, giliran drainase dalam kota di Jalur 2 Demporeokan, Kecamatan Pagar Alam Utara, menjadi sasaran pembersihan sampah dan normalisasi saluran drainase, Kamis (29/10).

Aksi gotong royong ini dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pagar Alam Sumsel, Cholmin Heriyadi, dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, pihak kecamatan, kelurahan, serta masyarakat setempat.

Petugas bersama warga bahu-membahu membersihkan tumpukan sampah dan sedimentasi yang menyumbat saluran drainase.

Langkah ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi saluran air agar alirannya tetap lancar, terutama saat intensitas hujan meningkat.

Baca Juga:
Gerak Cepat Demi Bansos Tepat Sasaran, Pemkab Tulungagung Genjot Pendataan Perlinsos

Pembersihan drainase menjadi salahsatu upaya penting dalam mengurangi risiko genangan air yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.

"Sebab, saluran yang tersumbat sampah maupun endapan tanah dapat menghambat aliran air ketika hujan turun,” ujar Cholmin.

Dikatakannya, Pemkot Pagar Alam Sumsel memastikan kegiatan gotong-royong bersih lingkungan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai titik wilayah Kota.

Upaya ini sekaligus menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta menciptakan lingkungan yang sehat.

Baca Juga:
Impian Nenek 60 Tahun Tempati Rumah Layak Huni, Sentuhan Kasih TNI Lewat Bedah Rumah TMMD di Pojok Tulungagung

Masyarakat pun diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan dan ikut menjaga kebersihan saluran drainase di lingkungan masing-masing.

Dengan kepedulian bersama, upaya menjaga kebersihan kota sekaligus mengantisipasi potensi banjir di musim penghujan diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

"Sebab, drainase yang terjaga bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menjadi bagian penting dari perlindungan lingkungan dan kenyamanan masyarakat,” jelasnya