KETIK, SIDOARJO – Seleksi calon komisaris dan direksi PT BPR Delta Artha serta PT Aneka Usaha Sidoarjo memasuki tahap menentukan. Pada Selasa (28 April 2026), para kandidat dites di Mapolda Jatim. Pansel bekerja sama dengan Assessment Center Mabes Polri.

Panitia Seleksi Calon Komisaris dan Calon Direksi PT Bank Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo telah mengumumkan hasil seleksi awal pada 21 April 2026 lalu. Mereka dinyatakan memenuhi syarat administrasi.

Tercatat, ada 7 calon komisaris independen, 4 calon komisaris dari unsur pemerintah daerah, dan 4 calon direktur operasional PT Bank Delta Artha, serta 4 calon direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo. Para calon itu berasal dari berbagai latar belakang. 

Calon komisaris independen PT BPR Delta Artha yang mengikuti Assessment center Polri di Mapolda Jatim. Calon No. 2, Hariyanto SE, menyatakan mundur. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)

Sebagian berlatar belakang praktisi perbankan. Sebagian lagi pengusaha atau akademisi serta mantan jurnalis. Asalnya pun dari berbagai daerah. Baik Sidoarjo, Jawa Timur, maupun Jogjakarta dan Jawa Barat.

Baca Juga:
Konferensi Waste to Wealth 2026: Persoalan Darurat Sampah Menuntut Kolaborasi Multi-Heliks

Ketua Panitia Seleksi Calon Komisaris dan Calon Direksi PT Bank Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo Dr Fenny Apridawati mewakili Bupati Subandi menghadiri pembukaan kegiatan tersebut. Namun, Sekda Fenny Apridawati belum bersedia memberikan keterangan.

”Benar. Hari ini calon-calon mengikuti asesmen di Polda Jatim. Monggo tanya ke Pak Nur (Kabag Perekonomian M. Nur,” katanya singkat.

Calon direktur operasional dan bisnis PT BPR Delta Artha berjumlah empat orang. ( Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)

Informasi yang didapat Ketik.com menyebutkan, calon-calon komisaris dan direksi BPR Delta Artha maupun PT Aneka Usaha mengikuti ujian berbasis computer assisted test (CAT) di Mapolda Jatim.  Mereka menjalani asesmen itu sejak pukul 07.45 hingga 17.00. Istirahat 30 menit, pukul 12.00 hingga 12.30 dan 14.30 sampai 15.00.

Baca Juga:
Bupati Subandi: Terima Kasih Seluruh OPD Pemkab Sidoarjo, Kita Raih Prestasi Kinerja Tertinggi Se-Indonesia

Apa saja materi dan tahap tesnya?

Yang pertama CAT intray atau problem analisis. Seluruh peserta tes ini selama 2 jam. Sejak pukul 07.45 hingga 09.45. Berikutnya ialah leaderless group discussion (LGD). Karena itu, semua peserta dibagi menjadi 4 kelompok.

Para calon komisaris dan direksi mendiskusikan studi kasus. Tahap ini dikenal sebagai ujian kemampuan kepemimpinan, kerja sama, dan komunikasi. Kelompok 1, 2, 3, dan 4 berdiskusi sejak pukul 09.45 hingga 12.00.

Tahap berikutnya dimulai pukul 12.30 sampai 14.30.  Pada tahap ini peserta mengikuti wawancara, yaitu tahap behavioral event interview (BEI.) Ini adalah wawancara yang bertujuan menggali perilaku calon komisaris dan direksi secara lebih objektif berdasar pengalaman nyata, bukan sekadar teoretis.

Babak terakhir ialah computer assisted test (CAT) psikometri.

Calon-calon komisaris dan direksi BPR Delta Artha serta direktur PT Aneka Usaha memasuki tes kepribadian dan kemampuan kognitif. Tidak hanya teknis. Peserta diuji dalam manajemen waktu, kestabilan mental dan emosi, serta kemampuan memahami instruksi secara presisi.

Calon direktur operasional dan bisnis PT BPR Delta Artha berjumlah empat orang. ( Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)

Peserta Mengundurkan Diri

Sebelum Assesment Center di Polda Jatim dilakukan, seorang peserta memilih mengundurkan diri. Dia adalah Haryanto SE. Haryanto mendaftarkan diri sebagai komisaris independen di BPR Delta Artha.

Dalam surat pengunduran dirinya, pria asal Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, itu tidak menjelaskan secara detail alasan pengunduran diri. Dia hanya menyebut alasan karena satu dan lain hal. Surat pengunduran diri itu tertanggal 28  April 2026.

Namun, Haryanto mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan oleh Panitia Seleksi Calon Komisaris dan Calon Direksi PT Bank Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo. Calon komisaris independen berkurang dari 7 menjadi 6 kandidat. 

Para pejabat senior Pemkab Sidoarjo yang mendaftar sebagai calon komisaris unsur pemerintah daerah di BPR Delta Artha. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)

Anggota Panitia Seleksi Calon Komisaris dan Calon Direksi PT Bank Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo yang juga Asisten 2 Bupati Sidoarjo Dr Bahrul Amig membenarkan adanya peserta yang mengundurkan diri tersebut.

”Suratnya sudah kami terima,” kata Bahrul Amig. (*)