KETIK, SITUBONDO – Berbagai penghargaan telah diraih oleh Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo. Saat ini, Mas Rio meraih penghargaan nasional sebagai Tokoh Inovasi Pengembangan Kebudayaan dan UMKM dalam ajang Metropolitan Awards 2026 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Penghargaan tersebut di terima Bupati Situbondo pada Jumat 16 Oktober 2026, malam. Penghargaan dari Metropolitan Group tersebut diserahkan langsung oleh CEO Metropolitan Group, Hazairin Sitepu, di HARRIS Hotel & Convention Hall, Cibinong City Mall, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dengan tema Menjangkau Lebih Jauh.
Penghargaan itu diberikan atas upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo dalam melestarikan kebudayaan sekaligus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Sejumlah program menjadi bagian dari upaya tersebut, di antaranya aktivasi program Anyer–Panarukan 3R, program Tellasan Bhekoh, revitalisasi Pendopo Pate Alos Besuki, serta penguatan UMKM melalui Vorsa UMKM dan program Kabupaten UMKM.
“Atas penghargaan itu, saya bersyukur dan mengapresiasi atas dukungan berbagai pihak dan masyarakat yang terlibat dalam pembangunan daerah. Ini merupakan kebahagiaan kita bersama,” ujar Mas Rio usai menghadiri pelantikan dan pengukuhan Rektor Universitas Bhakti PGRI Situbondo, di Pendopo Rakyat Situbondo, Sabtu 17 Oktober 2026.
Baca Juga:
84 Manajer KDKMP Situbondo Dapat Suntikan Semangat, Bupati: Jangan Sekadar Gugurkan Kewajiban!Menurut Mas Rio, kebersamaan dan antusiasme para pemimpin daerah yang hadir dalam acara tersebut menjadi dorongan untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat Situbondo. “Orang Yunani menyebutnya entusiasmos, entusiasmos itu artinya kerasukan para dewa-dewa kebahagiaan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Mas Rio mengatakan, di bidang kebudayaan, aktivasi program Anyer–Panarukan 3R (road, route, and roots) menjadi salah satu langkah untuk menghidupkan kembali nilai sejarah jalur yang menghubungkan wilayah Anyer di Serang Banten hingga Panarukan di Situbondo Jawa Timur. Program ini dikembangkan melalui pendekatan sejarah, kebudayaan, dan identitas daerah.
Selain itu, sambung Mas Rio, program Tellasan Bhekoh dan revitalisasi Pendopo Pate Alos Besuki menjadi bagian dari upaya Pemkab Situbondo dalam menjaga serta mengembangkan potensi budaya lokal.
“Pelestarian kebudayaan diharapkan tidak hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi juga memperkuat identitas masyarakat dan membuka peluang pengembangan pariwisata berbasis budaya,” kata Mas Rio.
Baca Juga:
Bupati Situbondo Buka Turnaman Bahlil Mini Soccer Zona 11Sementara itu, imbuh Mas Rio, pada sektor ekonomi kerakyatan, Pemkab Situbondo mendorong penguatan UMKM melalui program Vorsa UMKM dan program Kabupaten UMKM. “Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha, memperluas pemasaran produk lokal, dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Mas Rio juga menegaskan bahwa pelestarian kebudayaan dan pengembangan UMKM perlu berjalan beriringan. Potensi budaya daerah, dapat menjadi salah satu modal untuk mengembangkan pariwisata dan menggerakkan ekonomi lokal.
“Bagi kami, kebudayaan bukan sekadar warisan masa lalu yang harus dijaga, tetapi juga potensi yang bisa dihidupkan dan dikembangkan untuk masa depan Situbondo. Begitu juga UMKM, harus terus kita dorong agar semakin berkembang dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” tegas Mas Rio.
Mas Rio menambahkan, penghargaan tersebut bukan menjadi tujuan akhir, tapi menjadi motivasi untuk memperkuat program pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Yang paling penting bukan sekadar penghargaan, tetapi bagaimana kebudayaan tetap lestari dan UMKM Situbondo semakin maju, produknya berkembang, serta manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkas Mas Rio.
Untuk diketahui, Metropolitan Awards 2026 ini, dihadiri sejumlah kepala daerah dan perwakilan pemerintah pusat, di antaranya Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wali Kota Bogor Dedie Abdu Rachim, Bupati Jember Muhammad Fawait, serta Staf Ahli Bidang Hukum dan Tata Kelola Pemerintahan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Aris Darmansyah Edisaputra.
Melalui penghargaan tersebut, Pemkab Situbondo berkomitmen memperkuat sinergi antara pelestarian kebudayaan, pengembangan pariwisata, dan pemberdayaan UMKM untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah. (*)