KETIK, KAIMANA – Bupati Kabupaten Kaimana Freddy Thie didampingi oleh Sekretaris Daerah Donald R. Wakum menerima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di kampung Namatota, Kaimana.
Dalam pertemuan tersebut, bupati dan mahasiswa KKN UGM berdiskusi perihal ide besar pemda terkait pengembangan kampung Namatota.
“Ke depan kampung Namatota akan menjadi pelopor desa wisata bahari berbasis sustainable tourism dalam nuansa kearifan lokal. Yakni melalui pembinaan kehidupan sosial, pemetaan lingkungan, peningkatan kualitas ekonomi dan upaya konservasi serta advetensi kehidupan bawah laut teluk triton," ujar Freddy.
Oleh karena itu, Bupati keturunan Tionghoa itu berharap agar kehadiran mahasiswa KKN di kampung Namatota tidak hanya menjalankan program-program KKN saja. Melainkan bisa memberikan kontribusi yang konkret terkait dengan berbagai potensi-potensi yang dimiliki oleh kampung Namatota.
Baca Juga:
Daftar Daerah Terbaik 2026 Resmi Dirilis Kemendagri! Ini Wilayah yang Borong Penghargaan dan Dana Miliaran“Tentu kehadiran adik-adik mahasiswa di kampung Namatota diharapkan bisa memberikan edukasi. Syukur-syukur ada legacy dalam bentuk nyata yang adik-adik tinggalkan untuk menjadi kenangan buat kampung Namatota," pungkasnya.(*)
Secara garis besar, tema diskusi dengan mahasiswa KKN UGM ini berkaitan dengan tiga sektor potensial yang dimiliki Kaimana yakni pariwisata, perikanan, dan pertanian. Bupati mengharapkan agar mahasiswa KKN UGM bisa membantu Pemda dalam menyebarluaskan potensi tersebut.
“Sekarang di era sosial media semua bisa disebarluaskan. Potensi-potensi baik perikanan, oleh-oleh khas dan sebagainya terutama di Namatota adalah pariwisata. Adik-adik saya harapkan bisa menggunakan medsos untuk mempromosikan”, ujar bupati.
Baca Juga:
Ziarah Akbar Bersepeda Bangkalan-Jombang Harlah Ke-92 GP Ansor, Rintik Hujang Iringi Finis di TambakberasPemda juga mendukung secara penuh program-program yang akan digarap oleh mahasiswa KKN. Yang pada prinsipnya dilakukan untuk mengembangkan kampung Namatota.
“Nanti adik-adik sudah sampai di kampung Namatota, sudah terpotret dan punya gagasan yang ingin disampaikan kepada Pemda, akan kami dukung”, tutup Freddy. (*)