KETIK, BATU – Seluruh eskalator di Pasar Among Tani Kota Batu dibuat mengarah naik untuk mengubah pola pergerakan pengunjung di dalam pasar.
Kepala UPT Pasar Among Tani, Gadis Dewi Primandhasari, menyebut skema tersebut ditujukan agar pengunjung dapat menjangkau lebih banyak zona.
Pola tersebut, tambah dia, diperlukan karena keberadaan eskalator turun berpotensi membuat pengunjung langsung mencari jalur tersebut ketika hendak meninggalkan area pasar.
“Nggih kita memang mencoba untuk eskalator ini naik semua biar kita ada penyebaran pengunjung,” ujarnya, Kamis, 1 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, ketika salah satu eskalator difungsikan untuk turun, pengunjung cenderung membentuk kebiasaan menggunakan jalur tersebut. Kondisi itu membuat pergerakan mereka berpotensi hanya berfokus pada area yang menjadi akses turun.
Baca Juga:
Sah! Perubahan APBD Kota Batu 2026 Fokus Infrastruktur dan Ekonomi, BTT Bertambah Rp20 Miliar“Kalau salah satu eskalator turun pasti pengunjung memilih untuk mencari eskalator turun sehingga mindset orang itu turunnya di sana. Itu sudah jadi mindset yang terbangun,” ujarnya.
Karena itu, pengelola mengarahkan eskalator timur dan barat untuk membawa pengunjung ke area atas, sedangkan akses turun dilakukan melalui tangga.
Langkah tersebut diharapkan membuat pengunjung melewati zona-zona yang sebelumnya belum banyak terjangkau.
“Kita pengen semua zona bisa terhampiri pengunjung meskipun belum beli tapi setidaknya pengunjung sudah tahu tempat-tempat yang selama ini belum pernah tergapai oleh pengunjung,” jelasnya.
Baca Juga:
Lansia Bisa Tidur Nyaman, Wali Kota Batu Cak Nur Apresiasi Karang TarunaGadis mengatakan pengaturan tersebut telah dibahas bersama pedagang. Ia menyebut penerapan skema itu juga merupakan bagian dari inisiatif yang disampaikan oleh pedagang Pasar Among Tani.
“Insyaallah sudah dan ini memang inisiasi dari pedagang juga,” ungkapnya.
Sejumlah pedagang, cerita Gadis, merasakan perubahan pada arus orang yang melintas di sekitar tempat usaha mereka. Salah satu pedagang menyebut lebih banyak pengunjung melewati area tokonya, termasuk ketika hendak menuju parkiran.
“Eskalatornya berdampak. Di tempatku banyak yang lewat, saat mau keluar turun ke parkiran. Terima kasih. Eskalator timur dan barat dibuat naik terus saja, biar orang turun merata ke semua zona,” demikian tanggapan pedagang yang disampaikan Gadis.
Pedagang lainnya juga menyampaikan pengalaman serupa terkait aktivitas pengunjung di depan tokonya.
“Sangat berdampak bagi saya, mulai dari buka sampai saat ini, orang sliweran lewat depan toko,” tuturnya.