KETIK, TULUNGAGUNG – Guna memastikan kelancaran dan ketepatan sasaran program pemerintah pusat, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sumbergempol menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) sinergi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kegiatan ini berlangsung khidmat di Ruang Rapat Kantor Kecamatan Sumbergempol pada Selasa pagi, 12 Mei 2026.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Camat Sumbergempol yang didampingi oleh Danramil serta Kapolsek setempat.
Selain unsur Forkopimcam, hadir pula perwakilan dari pengawas, Ketua Koordinator Kecamatan, pihak SPPG, sejumlah Kepala Desa di wilayah Kecamatan Sumbergempol, serta jajaran terkait lainnya.
Fokus pada Kualitas dan Koordinasi
Baca Juga:
Swadaya Bangun Jalan Paving Rp130 Juta, Warga di Tulungagung Gelar Sukuran di Pinggir SungaiDalam arahannya, Camat Sumbergempol Heru Junianto, S.STP., M.M., kegiatan ini merupakan tidak lanjut dari rapat koordinasi Satgas MBG kabupaten yang diadakan beberapa hari yang lalu.
Kegiatan ini, menekankan pentingnya komunikasi yang intens antara pihak penyelenggara di tingkat desa dengan tim teknis.
Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya miskoordinasi di lapangan, terutama terkait aspek higienitas dan distribusi makanan.
"Penting bagi kita untuk menjaga apa yang sudah berjalan dengan baik. Jangan sampai ada isu-isu negatif, terutama menyangkut kualitas makanan, yang mencuat di media sosial karena kurangnya koordinasi," ujar Heru dalam arahannya.
Baca Juga:
Ning Ita Edukasi Pelajar Mojokerto soal Pola Makan Sehat B2SA untuk Siapkan Generasi Emas"Kegiatan ini juga bertujuan untuk mensinkronkan data dari penerima manfaat di setiap SPPG yang ada di Kecamatan Sumbergempol," ucapnya.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Heru juga membacakan data penerima manfaat dari SPP Se-kabupaten Sumbergempol yakni :
1. SPPG Bukur
Total penerima manfaat sebanyak 2.000.
2. SPPG Sambirobyong
Total penerima manfaat sebanyak 2.063.
3. SPPG Sumberdadi
Total penerima manfaat sebanyak 2.100.
4 SPPG Doroampel (Suspen)
5. SPPG Tambakrejo
6. SPPG Junjung
Total penerima manfaat sebanyak 1.497.
6. SPPG Podorejo
Total penerima manfaat sebanyak 1.855.
7. SPPG Wates
Total penerima manfaat sebanyak 3.111.
8. SPPG Bendilwungu
Total penerima manfaat sebanyak 1.988.
9. SPPG Podorejo
SOP dan Pemanfaatan Potensi Lokal
Beberapa poin krusial yang dibahas dalam rapat koordinasi tersebut antara lain :
1. Penerapan SOP yang Ketat Seluruh satuan pelayanan diperintahkan untuk mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan oleh Satgas Kabupaten maupun Kecamatan demi menjamin mutu program.
2. Pemanfaatan Potensi Desa Program MBG diharapkan dapat bersinergi dengan potensi wilayah di masing-masing desa agar manfaat ekonomi dari program ini dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat lokal.
3. Evaluasi Berkala
Pihak kecamatan meminta adanya laporan rutin untuk memantau kendala teknis, seperti penanganan bahan makanan yang cepat rusak (misalnya isu nasi berjamur) agar dapat segera diselesaikan melalui koordinasi dengan Babinsa dan perangkat desa.
4. Pengawasan Kadar Air Minum di SPPG dan Peralatan Dapur
Komitmen Bersama
Perwakilan dari Badan Gizi Nasional (BGN) turut memberikan apresiasi atas langkah proaktif Kecamatan Sumbergempol dalam menyinkronkan data dan teknis pelaksanaan.
Penutup rapat ditandai dengan komitmen bersama dari seluruh Kepala Desa untuk mendukung penuh program MBG sebagai upaya nyata meningkatkan kualitas gizi masyarakat di tingkat akar rumput.
Dengan adanya rakor ini, diharapkan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Sumbergempol dapat berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesehatan generasi mendatang.(*)