Tampak anak kecil melihat lukisan replika Dunia yang dibawa aktivis lingkungan melakukan aksi memperingati Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April 2025 dengan longmarch membawa replika bumi, Palembang, Selasa 22 April 2025. Dalam aksinya aktivis lingkungan ada 6 tuntutan salah satunya menuntut "Cabut izin perusahaan yang terbukti merusak lingkungan dan mencemari ruang hidup rakyak". Dalam aksi tersebut aktivis lingkungan membagikan tanaman kepada warga Palembang. Wahyu Rahmanto/Ketik.co.id.
Aktivis lingkungan melakukan aksi memperingati Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April 2025 dengan longmarch membawa replika bumi, Palembang, Selasa 22 April 2025. Dalam aksinya aktivis lingkungan ada 6 tuntutan salah satunya menuntut "Cabut izin perusahaan yang terbukti merusak lingkungan dan mencemari ruang hidup rakyak". Dalam aksi tersebut aktivis lingkungan membagikan tanaman kepada warga Palembang. Wahyu Rahmanto/Ketik.co.id.
Aktivis lingkungan melakukan aksi memperingati Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April 2025 dengan longmarch membawa replika bumi, Palembang, Selasa 22 April 2025. Dalam aksinya aktivis lingkungan ada 6 tuntutan salah satunya menuntut "Cabut izin perusahaan yang terbukti merusak lingkungan dan mencemari ruang hidup rakyak". Dalam aksi tersebut aktivis lingkungan membagikan tanaman kepada warga Palembang. Wahyu Rahmanto/Ketik.co.id.
Aktivis lingkungan melakukan aksi memperingati Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April 2025 dengan longmarch membawa replika bumi, Palembang, Selasa 22 April 2025. Dalam aksinya aktivis lingkungan ada 6 tuntutan salah satunya menuntut "Cabut izin perusahaan yang terbukti merusak lingkungan dan mencemari ruang hidup rakyak". Dalam aksi tersebut aktivis lingkungan membagikan tanaman kepada warga Palembang. Wahyu Rahmanto/Ketik.co.id.
Aktivis lingkungan melakukan aksi memperingati Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April 2025 dengan longmarch membawa replika bumi, Palembang, Selasa 22 April 2025. Dalam aksinya aktivis lingkungan ada 6 tuntutan salah satunya menuntut "Cabut izin perusahaan yang terbukti merusak lingkungan dan mencemari ruang hidup rakyak". Dalam aksi tersebut aktivis lingkungan membagikan tanaman kepada warga Palembang. Wahyu Rahmanto/Ketik.co.id.
Aktivis lingkungan melakukan aksi memperingati Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April 2025 dengan longmarch membawa replika bumi, Palembang, Selasa 22 April 2025. Dalam aksinya aktivis lingkungan ada 6 tuntutan salah satunya menuntut "Cabut izin perusahaan yang terbukti merusak lingkungan dan mencemari ruang hidup rakyak". Dalam aksi tersebut aktivis lingkungan membagikan tanaman kepada warga Palembang. Wahyu Rahmanto/Ketik.co.id.
Aktivis lingkungan melakukan aksi memperingati Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April 2025 dengan longmarch membawa replika bumi, Palembang, Selasa 22 April 2025. Dalam aksinya aktivis lingkungan ada 6 tuntutan salah satunya menuntut "Cabut izin perusahaan yang terbukti merusak lingkungan dan mencemari ruang hidup rakyak". Dalam aksi tersebut aktivis lingkungan membagikan tanaman kepada warga Palembang. Wahyu Rahmanto/Ketik.co.id.