KETIK, SURABAYA – Penumpang Pelita Air dihebohkan dengan adanya teror ancaman bom didalam pesawat pada penerbangan Surabaya menuju Jakarta. Ancaman bom tersebut dilakukan seorang penumpang yang ternyata bercanda membawa bom.

Alhasil pesawat Pelita Air dengan nomor penerbangan IP 205 langsung diarahkan ke isolated parking area.

"Untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas gabungan Bandara Juanda. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan ancaman dimaksud," ujar General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Juanda, Sisyani Jaffar, Rabu (6/12/2023).

Pelaku yang bercanda membawa bom sehingga membuat keterlambatan penerbangan itu pun telah diamankan dan dibawa oleh POM Lanudal Juanda. Atas kejadian tersebut, Sisyani memastikan tidak terjadi gangguan operasional penerbangan.

"Kami sampaikan semua masih berjalan dengan normal," pungkasnya.

Sebelumnya, dugaan ancaman bom terjadi di pesawat Pelita Air Surabaya - Jakarta. Tepatnya sekitar pukul 13.27 WIB yang mana salah satu penumpang mengaku membawa bom.

Pesawat tersebut harusnya take off dari Juanda menuju Jakarta pada pukul 13.00 WIB. Namun delay alias tertunda hingga pukul 15.00 WIB.(*)

Baca Juga:
Mudik Lebih Nyaman, Bandara Juanda Hadirkan Penginapan Kapsul Terjangkau di Gate 8
Baca Juga:
Arus Mudik 2026, Penumpang di Bandara Juanda Naik 13,7 Persen di Hari Pertama Posko