KETIK, JEMBER – Siti Romlatul Khairiyah, mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember tersenyum bahagia. Dia tidak menduga akan mendapatkan dana pengembangan untuk wirausahanya.
Hal itu disampaikan langsung oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI Asrorun Ni’am Sholeh. Itu terjadi ketika dirinya memberikan sambutan di kuliah umum Kewirausahaan Pemuda di Gedung Kuliah Terpadu UIN KHAS Jember, Selasa (6/6/2023).
Saat itu, Asrorun memberi pertanyaan kepada salah satu mahasiswa mengenai keinginan berwirausaha. Mahasiswa tersebut adalah Siti Romlatul Khairiyah. Ternyata dua sudah berwirausaha sejak 2 tahun yang lalu.
Mahasiswa yang akrab disapa Romla itu lantas mengatakan keinginannya untuk mengembangkan usaha. Asrorun menanggapi dengan menanyakan berapa nominal yang dia butuhkan.
Deputi Kemenpora tersebut pun mengapresiasi dan memberikan sejumlah dana pengembangan wirausaha mahasiswa tersebut. “Sejumlah 15 juta untuk membuat studio usaha,” ungkapnya.
Baca Juga:
Krisis Energi Disikapi Aksi Nyata, UIN KHAS Jember Gaungkan Satu Hari Tanpa BBMSaat ditemui Ketik.co.id, Romla mengaku senang dengan adanya kuliah umum Kewirausahaan Pemuda ini. “Membantu bagi saya yang sudah berwirausaha dan alhamdulilah tadi sudah dapat pendanaan,” katanya.
Permodalan untuk mengembangkan usaha menjadi salah satu kendala yang ia hadapi selama menjalankan usaha. “Kendala tentu banyak harus berani rugi, berani ambil resiko, permodalan, dan koneksi,” papar mahasiswa Fakultas Tarbiyah itu.
Awalnya Romla merintis usaha fashion dan pernak-pernik untuk membantu perekonomian keluarganya. Namun kini usahanya berkembang dan menembus omzet 30 juta per bulan.
Bagi dirinya dana pengembangan ini sangat berarti. Dia berencana membuat studio untuk meningkatkan pemasaran produknya.
Baca Juga:
UIN KHAS Jember Gelar Temu Alumni Akbar, Ribuan Lulusan Siap Bersatu Dorong Kampus Berdampak"Karena saya jualan online, itu butuh visual, jadi saya mau membuat studio dengan peralatan yang lebih baik untuk konten pemasaran,” tutup Romla.(*)