KETIK, TUBAN – Salah satu anjungan Satuan Karya yang ikut berpartisipasi dalam Jambore Daerah Jawa Timur 2023 di bumi perkemahan Ngawun Abilowo, Parengan, Kabupaten Tuban, (2-7/10/2023) adalah Saka Bahari. Bahkan, kebanyakan yang berkunjung ingin langsung menjadi anggota.
Bahari termasuk salah satu Saka yang paling lama di kepramukaan. Hal ini tidak bisa dipisahkan karena Indonesia yang terdiri dari ribuan kepulauan dikelilingi lautan. Apalagi nenek moyang Indonesia adalah seorang pelaut.
Meskipun lokasinya di tengah, di antara tenda-tenda anjungan Saka lain, tetapi kunjungan peserta Jamda selalu ramai. Apalagi saat materi, tenda selalu penuh dan tidak muat hingga terpaksa peserta mengikuti dari luar dengan sedikit kena panas sinar matahari.
Menurut Kak Syafii pengurus Saka Bahari Kwarda Jatim, anjungan Saka Bahari intinya mengenalkan tentang sejarah singkat, apa saja kegiatan, dan bagaimana perannya kepada pengunjung.
Baca Juga:
Pertama di Indonesia! Kwarda Pramuka Jatim Gagas Program 1 Gudep 1 Renovasi RumahSelain menjawab pertanyaan pada saat ada kunjungan, juga dilakukan dalam bentuk pemberian materi pada sesi sesi tertentu.
"Tentu materi ceramah dilakukan secara sistematis, meliputi krida Saka Bahari, demo peralatan selam, peluit Bahari, tali menali dan kegunaanya, semaphore, navigasi bendera isyarat internasional dan yel-yel Pramuka," papar Syafii pada Ketik.co.id, Sabtu (7/10/2023).
Dalam sesi tanya-jawab, banyak yang menanyakan cara untuk bisa menjadi anggota atau bergabung di Saka Bahari.
Baca Juga:
Bukti Komitmen! Pramuka Jatim Dorong Energi Terbarukan untuk Kesejahteraan MasyarakatMengingat yang datang dari berbagai Kwarcab, Kak Syafii meminta para peserta untuk hubungi Kwarcab masing-masing untuk menanyakan pangkalan Saka Bahari baru. "Kalau syarat mudah, yang penting Pramuka khususnya Penegak Pandega," tambahnya.
Penyampaian materi dan pelayanan pada peserta Jambore Daerah 2023 dilakukan bersama-sama dengan Saka Bahari Tuban dan dibantu dari Babinpotmar Lantamal V Kakak Sudikan, Kakak Ambar Nur Cahyo dan Kakak Dwi Sujayadi. (*)