KETIK, JAKARTA – Aksi Rakyat Bela Indonesia ( ARBI ) digelar di Lapangan Komplek Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pagi tadi Minggu 8 November 2026.
Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut. salah satu tokoh yang memberikan pernyataan di acara itu adalah Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie.
Jimly mengatakan, aksi yang diadakan ini merupakan bentuk kepedulian rakyat terhadap kondisi bangsa. Menurutnya, panggilan hati nuranilah yang bisa menyatukan masyarakat sehingga acara ini terlaksana.
"Rupanya, ada hati nurani yang sama, yang mempersatukan kita. Ada akal sehat yang sama yang mempersatukan kita berkumpul di sini hari ini. Ini namanya moral power, logic power, karena kita menghadapi situasi dan kondisi negara yang mengkhawatirkan," kata Jimly ini dalam sambutannya.
Selanjutnya, pria yang juga merupakan Ketua Pembina Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al-Azhar ini mengatakan, tidak butuh waktu lama untuk menggagas acara akbar ini. Jumat 6 November 2026, sejumlah tokoh menghubunginya dan ia sangat mendukung acara ini, lantaran memiliki kesamaan kepedulian terhadap situasi nasional.
Baca Juga:
Sejumlah Tokoh Orasi di Aksi Rakyat Bela Indonesia, Berikut Pernyataannya"Saya sangat mendukung inisiatif kawan-kawan dalam aksi bela rakyat Indonesia. Kita menyuarakan suara nurani dan suara akal sehat," ujar Jimly.
Mantan Ketua MK ini juga mengatakan, harus ada elemen masyarakat yang menjadi corong suara penyeimbang. “Kalau ada kelompok pengkhianat, maka harus muncul yang mengimbanginya,” tegas Jimly.
Selain Jimly, turut hadir beberapa tokoh lainnya, diantaranya , Ketua Organizing Committee (OC) Aksi Rakyat Bela Indonesia Bachtiar Nasir, Presiden Syarikat Islam Ferry Juliantono, Wakil Sekretaris Jenderal MUI Erick Yusuf, birokrat Said Didu, Ketua Umum Wahdah Islamiyah Muhammad Zaitun Rasmin dan lainnya. (*)