KETIK, SIDOARJO – Tim SAR gabungan kembali evakuasi satu korban runtuhnya gedung 3 lantai Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Gedangan, Sidoarjo. Korban ditemukan di Sektor A2 sekitar pukul 14.35 WIB, Sabtu, 4 Oktober 2025.

"Betul tadi kami temukan korban di belakang dekat dengan tempat wudhu, dan saat ini langsung dibawa ke Rumah sakit (RS) Bhayangkara Polda Jatim," ungkap Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit yang juga selaku On Scene Commander (OSC).

Dengan jumlah ini maka korban meninggal bertambah menjadi 15 korban. Sampai saat ini tim SAR masih melakukan pencarian korban lainnya.

Hingga saat ini, data dari Basarnas total korban tercatat sebanyak 167 orang. Dari jumlah tersebut, 119 orang telah ditemukan dengan rincian 103 orang dalam kondisi selamat, 15 orang meninggal dunia dan satu orang kembali ke rumah tanpa memerlukan penanganan medis lanjutan.

Sebagai informasi, sektor A1 hingga A4 merupakan pembagian area pencarian yang ditetapkan Basarnas dan tim SAR gabungan untuk mempermudah koordinasi dan mempercepat proses evakuasi.

Sektor A1 mencakup sisi depan bangunan yang masih terhubung dengan struktur utama, sektor A2 merupakan area tempat wudhu dengan banyak material runtuhan, sektor A3 berada di sisi timur bangunan dengan timbunan beton cukup tebal, sedangkan sektor A4 mencakup sisi lain bangunan yang relatif terpisah namun tetap berisiko.

Hingga saat ini, pembersihan material reruntuhan dilaksanakan selama 24 jam penuh. Dalam proses pembersihan tersebut, apabila ditemukan jenazah, tim pembersihan akan segera dibantu oleh tim evakuasi yang terdiri dari tenaga medis dan ambulans untuk melakukan proses evakuasi hingga penanganan jenazah lebih lanjut.

Nanang menjelaskan saat ini tim SAR masih mencari keberadaan korban yang masih belum ditemukan di dalam reruntuhan. "Nanti akan terus kami update lagi untuk jumlah korban," tuturnya.(*)

Baca Juga:
Seleksi Calon Komisaris dan Direksi Delta Artha maupun Aneka Usaha Bekerja Sama dengan Polri
Baca Juga:
Calon Komisaris dan Direksi Delta Artha serta PT Aneka Usaha Segera Diumumkan, Ada Pejabat dan Jurnalis