Berita Utama

Ketik Lowongan Kerja

Berita Terkini

Thumbnail Berita - Hanya Rp5 Ribu! Martabak Telur Legendaris Malang Ini Bertahan Sejak 80-an dengan Isian Super Tebal

30 November 2025 05:00

Hanya Rp5 Ribu! Martabak Telur Legendaris Malang Ini Bertahan Sejak 80-an dengan Isian Super Tebal

Thumbnail Berita - Tabur 9 Ton Bahan Semai, Genjot Operasi Modifikasi Cuaca Atasi Dampak Erupsi Semeru

29 November 2025 22:41

Tabur 9 Ton Bahan Semai, Genjot Operasi Modifikasi Cuaca Atasi Dampak Erupsi Semeru

Thumbnail Berita - Pemkot Probolinggo Hadirkan 'Jelita', Informasi Wisata Kini Terintegrasi

29 November 2025 22:12

Pemkot Probolinggo Hadirkan 'Jelita', Informasi Wisata Kini Terintegrasi

Thumbnail Berita - Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan Pemda, Pentingnya Political Will Kepala Daerah untuk Percepatan Pencapaian Target UCJ

29 November 2025 21:59

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan Pemda, Pentingnya Political Will Kepala Daerah untuk Percepatan Pencapaian Target UCJ

Thumbnail Berita - Milad ke-113 Tahun Menginspirasi! Muhammadiyah Ekspo Surabaya Banjir Talenta Muda dan UMKM Unggulan

29 November 2025 18:57

Milad ke-113 Tahun Menginspirasi! Muhammadiyah Ekspo Surabaya Banjir Talenta Muda dan UMKM Unggulan

Thumbnail Berita - Dapur SPPG Prambontergayang Resmi Dibuka, Siap Suplai 1.000 Porsi MBG di Soko Tuban

29 November 2025 18:43

Dapur SPPG Prambontergayang Resmi Dibuka, Siap Suplai 1.000 Porsi MBG di Soko Tuban

Thumbnail Berita - KAI Daop 8 Sambut TransJatim di Stasiun Malang Baru, Akses Penumpang Kian Mudah

29 November 2025 17:39

KAI Daop 8 Sambut TransJatim di Stasiun Malang Baru, Akses Penumpang Kian Mudah

Thumbnail Berita - Arema Curi Satu Poin di Kandang Malut United, Marcos Santos Gembira

29 November 2025 17:34

Arema Curi Satu Poin di Kandang Malut United, Marcos Santos Gembira

Baca Sejenak

Thumbnail Berita - Hanya Rp5 Ribu! Martabak Telur Legendaris Malang Ini Bertahan Sejak 80-an dengan Isian Super Tebal

30 November 2025 05:00

Hanya Rp5 Ribu! Martabak Telur Legendaris Malang Ini Bertahan Sejak 80-an dengan Isian Super Tebal

Martabak telur legendaris seharga Rp5 ribuan di Kota Malang selalu jadi incaran pecinta kuliner. Puluhan tahun berjualan, rasa otentik dan isian tebal jadi alasan banyak orang tetap setia.

Hadir sejak tahun 80-an, kedai martabak telur ini awalnya berjejer di kawasan Jalan Zainul Arifin No.46–48, Sukoharjo, Klojen. Dahulu banyak penjual martabak di sana.

Namun seiring waktu, hanya Dian Agustin yang masih bertahan menjaga cita rasa kuliner legendaris tersebut.

"Ibu saya mulai saya SMP udah jualan tapi di rumah, dulu di sini banyak yang jualan salah satunya ibuku," ucap Dian Agustin, generasi kedua Martabak Dian.

Foto View Martabak Telur dan Martabak Duro yang menggiurkan di Martabak Dian. (Foto: Aliyah/Ketik.com)View Martabak Telur dan Martabak Duro yang menggiurkan di Martabak Dian. (Foto: Aliyah/Ketik.com)

Martabak Dian buka setiap hari di depan Holland Bakery mulai pukul 05.30 hingga 12.00. Sore hari, Dian kembali berjualan dari jam 16.00 sampai 17.30. Khusus musim hujan, ia pindah ke area gapura gang.

Martabak ini mulai ramai sejak didatangi seorang food vlogger pada 2023. Sejak itu, lapak Dian selalu dipadati pecinta kuliner.

Berkat konten tersebut, omzet penjualan Dian ikut meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Selain rasanya, banyak pelanggan kembali karena sikap ramah Dian Agustin. Ia kerap melayani sambil bercanda, membuat suasana berbelanja terasa akrab.

Martabak Dian juga memakai minyak biasa, berbeda dari sebagian martabak di Kota Malang yang menggunakan minyak gajih. Tanpa aroma lemak sapi, martabak ini jadi pilihan banyak orang.

"Saya pakai minyak biasa tidak pakai minyak gajih, soalnya saya pribadi tidak suka pakai minyak gajih kalau pas panas enak, cuman kalau pas dingin gajihnya menempel di langit-langit mulut gitu ya," jelas Dian. 

Dian menjual dua jenis martabak: martabak jadul berisi bihun yang dikenal sebagai Martabak Duro, serta martabak telur yang belakangan viral.

Ia sebenarnya pernah mencoba membuat isian lain seperti jamur, namun para pembeli justru lebih menyukai versi original dengan bihun.

Harga martabak di lapak Dian juga terkenal murah. Martabak Telur dibanderol Rp5 ribu dan bisa ditambah cabai, sementara Martabak Duro hanya Rp2 ribu.

Dari semua menu, Martabak Telur menjadi favorit. Meski harganya murah, satu porsinya tebal dan makin nikmat jika disantap bersama acar.

Ke depannya, Dian berharap harga bahan baku bisa lebih terjangkau agar ia tetap dapat menjual martabak dengan harga murah.

"Harapannya harga-harga telur, minyak bisa turun, kalau cabai pas mahal-mahalnya, saya tidak berani kasih yang merah, saya kasih yang hijau-hijau itu, cuma kalau yang hijau itu kan ada rasa pahitnya," ucap wanita 47 tahun itu.

Bagi pecinta kuliner jadul, Martabak Duro bisa jadi pilihan wajib saat berkunjung ke Kota Malang. Menu lawas ini layak masuk bucket list makanan legendaris di kota pendidikan tersebut.(*)


Jurnalis: Nurul Aliyah
Editor: Fisca Tanjung

Berita untuk Anda: